Perumpamaan Teks Pembuka Dan Penutup Khutbah Jumat NU Lengkap Bersama Doanya – Khutbah Jumat merupakan jatah tak terpisahkan berasal dari alur ibadah shalat Jumat. Ini termasuk syarat sah sholat Jumat yang memastikan ibadah seorang Muslim di terima atau tidak.
Perumpamaan Teks Pembuka Dan Penutup Khutbah Jumat NU Lengkap Bersama Doanya
Khutbah Jumat disampaikan ketika udah masuk selagi Dzuhur, pas disaat matahari melewati atas kepala hingga cenderung ke barat. sedang Mazhab Al-Habolah berpendapat bahwa khutbah Jumat sudah boleh disampaikan meski adzan Dzuhur belum berkumandang. Dasarnya adalah riwayat yang disampaikan Abdullah bin Silan berikut:
“Aku menghadiri shalat Jumat berbarengan Abu Bakar radhyiallahuanhu, khutbah dan shalatnya sebelum saat lagi tengah hari. Dan saya dulu menghadiri shalat Jumat bersama-sama Umar radhiyallahuanhu, khutbah dan shalatnya ketika saya katakan udah tiba pas sedang hari. aku menghadiri shalat Jumat bersama Ustman radhiyallahuanhu, khutbah dan shalatnya saat aku katakan melewati sedang hari. Dan tidak kutemukan seorang pun yang menyalahkan atau mengingkarinya.” (HR. Abdurrazzaq)
Mengutip Buku panduan Khutbah Jum’at untuk Pemula postingan Irfan Maulana, khutbah memuat puji-pujian kepada Allah SWT, lantunan sholawat, potongan ayat Al-Quran, dan juga doa-doa untuk kaum Muslimin dan Muslimat.
Agar jamaah lebih gampang memahami materi khutbah Jumat yang disampaikan, khatib akan membagi khutbah sesuai strukturnya. susunan khutbah tersebut terdiri berasal dari pembuka sampai penutup.
Khutbah Jumat di awali bersama doa dan ditutup bersama doa pula. sehingga lebih memahaminya, berikut contoh teks pembuka dan penutup khutbah Jumat NU beserta doanya berjudul “Bertuturlah yang Baik atau Diam!” oleh Amien Nurhakim dikutip berasal dari laman NU Online.
Contoh Teks Pembuka Khutbah Jumat NU
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُه. خَيْرَ نَبِيٍّ أَرْسَلَهُ. أَرْسَلَهُ اللهُ إِلَى الْعَالَـمِ كُلِّهِ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن. أَمَّا بَعْدُ فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ، وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.
Pada kesempatan mulia ini, khatib mengajak jamaah sekalian untuk selalu menjaga dan meningkatkan ketakwaan kami kepada Allah swt bersama sebenar-benarnya takwa; dengan menghindarkan larangan Allah sejauh-jauhnya dan menjalankan perintah-Nya semampunya. dengan demikian kami akan berproses merasa sebaik-baiknya hamba Allah sebagaimana firman Allah swt di dalam Al-Qur’an surat al-Hujurat ayat 13
Contoh Teks Penutup Khutbah Jumat NU
Jamaah sekalian yang dirahmati Allah, Semoga kami dapat mulai pribadi yang baik didalam berperilaku maupun bertutur kata, semoga kita digolongkan sebagai orang yang beriman, dan orang yang beriman itu bukanlah mereka yang senang mencaci maupun melaknat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلَا اللَّعَّانِ
“Orang yang beriman bukanlah orang yang senang mencela dan mengutuk.”
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم