Dalil Dan Hadits Berkenaan Menutup Aurat Bagi Umat Muslim

Dalil Dan Hadits Berkenaan Menutup Aurat Bagi Umat Muslim – Allah SWT memerintahkan kepada seluruh hamba-Nya untuk tetap menutup aurat berasal dari orang-orang yang bukan mahramnya. Menurut para ahli fikih, aurat merupakan proporsi tubuh yang kudu ditutup sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah SWT dan para rasul. ada banyak sekali dalil dan hadits berkenaan menutup aurat bagi umat muslim yang menjadi landasan dari ada perintah ini.

Dalil Dan Hadits Berkenaan Menutup Aurat Bagi Umat Muslim

Berikut adalah dalil dan hadits perihal menutup aurat bagi umat muslim dikutip berasal dari buku Tampilkan & Sembunyi: ilmu Aurat untuk Anak karya Wahyu Rahmawati (2019).

1. Surat Al A’raf Ayat 26
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا
Artinya, “Hai anak Adam, sesungguhnya kita sudah menurunkan kepadamu baju untuk menutup auratmu dan baju indah untuk perhiasan.”

2. Surat Al-Ahzab Ayat 59
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ
Artinya, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke semua tubuh mereka.”

3. Hadits Riwayat At-Tirmidzi
احْفَظْ عَوْرَتَكَ إِلَّا مِنْ زَوْجَتِكَ أَوْ مَا مَلَكَتْ يَمِينُكَ
Artinya, “Tutuplah auratmu kecuali berasal dari istrimu atau budak perempuanmu.”

4. Hadits Riwayat Abu Dawud
يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْ
Artinya, “Wahai Asma’, kenyataannya seorang wanita, kalau sudah balig (mengalami haid), tidak layak tampak berasal dari tubuhnya jika ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya).”

5. Hadist Riwayat Muslim
لاَ يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ، وَلاَ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ، وَلاَ يُفْضِي الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فِي الثَّوْبِ الْوَا حِدِ، وَلاَ تُفْضِي الْمَرْأَةُ إِلَى الْمَرْأَةَ فِي الثَّوْبِ الْوَحِدِ
Artinya, “Janganlah seorang lelaki menonton aurat lelaki (lainnya), dan janganlah pula seorang wanita melihat aurat wanita (lainnya). Seorang pria tidak boleh berbarengan pria lain didalam satu kain, dan tidak boleh pula seorang wanita berbarengan wanita lainnya didalam satu kain.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *