3 Contoh Mukadimah Pidato Lucu dan Menarik

3 Contoh Mukadimah Pidato Lucu dan Menarik – Akhir-akhir ini mukadimah pidato lucu tambah kerap dipakai oleh para pembicara di wajah umum makna mukadimah digunakan untuk menyebut pembagian kata pengantar atau pendahuluan antara sebuah tulisan seperti makalah buku dan sebagainya.

3 Contoh Mukadimah Pidato Lucu dan Menarik

Mukadimah pidato atau bagian pembuka pidato adalah keliru satu unsur penting didalam satu pidato atau ceramah. pembagian pembukaan ini bakal merubah perhatian audiens dalam sebuah majelis ceramah, tak jika ceramah di kalangan santri. apabila mukadimah pidato lucu dan menarik, maka nyaris akan dipastikan para pendengar dapat memerhatikan materi yang bakal disampaikan.

1.
لْحَمْدُ ِللهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ، الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ واليقينِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد،ٍ خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِين، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن، وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ
Yang kami muliakan para alim ulama, para kyai, bu nyai, gus-gus, ustadz-ustazd serta keluarga Pondok Pesantren. Dan termasuk tak lupa yang kita hormati para ayah dan terhitung ibuk, yang mana pastinya bapak-bapak ini pastilah ganteng dan yang ibu-ibu tentu cantik, tolong kodrat itu jangan dibalik. dan juga yang kami hormati segenap aparat desa yang termasuk datang di tengah-tengah kita.
Pertama-tama dan yang paling utama sebelum yang ke dua marilah kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Zat Yang Maha Adil yaitu Allah SWT, yang mana Dia telah tunjukkan nikmat kepada kita semua berwujud nikmat kesehatan jasmani dan rohani, supaya kita akan berkumpul antara forum yang berbahagia ini.
Allah memang memanglah maha adil sehingga kami diciptakan berpasang-pasangan. Allah benar-benar maha pintar hingga perempuan, Allah jadikan kelihatan romantis alis matanya bagaikan semut yang berbaris-baris, senyumannya yang manis bikin iman semakin tipis hingga bikin dompet menipis.

2.
اَلْحَمْدُ ِللهِ الْعَزِيْزِ الْغَفُوْرِ، اَلَّذِيْ جَعَلَ فِي اْلإِسْلاَمِ الْحَنِيْفِ الْهُدَي وَالنُّوْرِ، اَللَّهُمَّ صَلِّيْ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتِمِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمَرْسَلِيْنَ وَعَلَي آلِهِ الطَّيِّبِيْنَ وَأَصْحَابِهِ اْلأَخْيَارِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ.
Yang saya hormati kyai beserta ibu pimpinan pondok, ustadz dan ustadzah. Yang termasuk aku hormati teman-teman dan seluruh hadirin yang dirahmati Allah. Semoga kami dipertemukan ulang dengan para Nabi dan Rasul dan juga orang-orang beriman di Jannah-Nya. Dan semoga Allah menunjukkan kita rahmat, kebugaran dan rejeki sehingga dapat langsung membayar hutang. hehe.. Itupun apabila hadir hutangnya ya..
Hadirin semuanya…
Jadi santri jangan gemulai
Jadi santri harus berani
Sebelum ceramah dimulai
Dengarkanlah pantunku ini
Si akang beli baju army
Si dede pembagian bayarnya
Kepada master of ceremony
Terima kasih untuk waktunya
Hadirin sekalian…
Berpisah bersama doi di saat dhuha
Membuat rindu tak terukur
Pertama dan paling utama
Marilah kami mengucap syukur

3.
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛
Yang kita cintai bersama tulus teman-teman santri sekalian, baik santriwan maupun santriwati. semua tanpa jikalau aku cintai. Meski kalian semua tidak jadi aku cintai. Tidaklah mengapa sebab Rasulullah memanglah sudah mencotohkan kepada kami untuk saling mencintai…
Pertama-tama dan bukan yang ke-2 mari kami haturkan rasa syukur kepada Allah SWT yang sudah mencurahkan nikmat-Nya kepada kita tanpa pandang bulu baik yang bulunya kriting ataupun yang direbonding. Baik yang bulunya tidak tipis maupun tidak berbulu. Alhamdulillah syukur tak terhingga ketika ini kami masih dikaruniai banyak nikmat. dari nikmat sehat Wal afiat Tanpa cacat sampai nikmat Iman dan islam yang masih melekat supaya selamat dari godaan syetan yang bangsat.
Kedua dan bukan yang ketiga tak lupa shalawat dan salam tak lupa kita curah limpahkan kepada uswatun hasanah, qudwah hasanah yakni Baginda Muhammad SAW. Yang mana kalau kita pikir-pikir sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dibanding kami bedanya cuma sedikit. Ya, cuman sedikit wahai hadirin.

Itu dia sebagian perumpamaan mukadimah pidato lucu yang dapat digunakan untuk memperoleh perhatian berasal dari audiens.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *