10 Ayat berkenaan Menuntut ilmu di dalam Alquran

10 Ayat berkenaan Menuntut ilmu di dalam Alquran – Menuntut ilmu adalah keliru satu kewajiban yang perlu dilaksanakan umat Islam. bahkan Rasulullah SAW memberitahukan kepada umatnya bahwa kuantitas pahala orang yang menuntut pengetahuan jauh lebih besar dibandingkan berjihad.

10 Ayat berkenaan Menuntut ilmu di dalam Alquran

Dari Fairuz ad-Dailami, kenyataannya ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Bepergian ketika pagi dan sore faedah menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” (HR. Dailami)

Diterangkan pula dalam hadist lain bahwa Allah SWT akan memudahkan jalan ke surga bagi orang yang menuntut ilmu Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa menempuh satu berjalan (cara) untuk memperoleh ilmu maka Allah pasti mudahkan baginya berjalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Selain hadits, datang banyak firman Allah SWT di di dalam Alquran yang menegaskan berkaitan pentingnya menuntut pengetahuan selanjutnya 10 ayat berkenaan menuntut ilmu di dalam Alquran seperti yang dikumpulkan dari buku Pendidikan sifat Implementasi Oleh Guru, Kurikulum, Pemerintah dan Sumber kekuatan Pendidikan oleh Jasman.

10 Ayat berkaitan Menuntut Ilmu

1. Surat Al Kahfi ayat 66

قَالَ لَهٗ مُوۡسٰى هَلۡ اَتَّبِعُكَ عَلٰٓى اَنۡ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمۡتَ رُشۡدًا
Artinya: “Musa berbicara kepadanya, “Bolehkah saya mengikutimu sehingga engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajarkan kepadamu (untuk menjadi) petunjuk?”

2. Surat Al Mujadalah ayat 11
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di didalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah dapat berikan kelapangan untukmu. Dan seandainya dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah dapat mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

3. Surat Az-Zumar ayat 9
اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ ࣖ
Artinya: “(Apakah anda orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada saat malam dengan sujud dan berdiri, dikarenakan takut kepada (azab) akhirat dan menginginkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, “Apakah identik orang-orang yang mengetahui bersama orang-orang yang tidak mengetahui?” sesungguhnya hanyalah orang yang berakal sehat yang akan terima pelajaran.”

4. Surat Fatir ayat 28
وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَٰلِكَ ۗ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ
Artinya: “Dan demikian (pula) di pada manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak datang yang bermacam macam warnanya (dan jenisnya). sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. sebenarnya Allah Maha Perkasa kembali Maha Pengampun.”

5. Surat Shad ayat 29
كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ مُبَٰرَكٞ لِّيَدَّبَّرُوٓاْ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ
Artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang kami menurunkan kepadamu penuh bersama berkah agar mereka mencermati ayat-ayatnya dan sehingga mendapat pelajaran orang-orang yang punyai fikiran.”
Alquran. Foto: Freepikzoom-in-white
Perbesar
Alquran. Foto: Freepik

6. Surat Ar’-Rad ayat 16
قُلْ مَنْ رَّبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ قُلِ اللّٰهُ ۗقُلْ اَفَاتَّخَذْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖٓ اَوْلِيَاۤءَ لَا يَمْلِكُوْنَ لِاَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَّلَا ضَرًّاۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ ەۙ اَمْ هَلْ تَسْتَوِى الظُّلُمٰتُ وَالنُّوْرُ ەۚ اَمْ جَعَلُوْا لِلّٰهِ شُرَكَاۤءَ خَلَقُوْا كَخَلْقِهٖ فَتَشَابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْۗ قُلِ اللّٰهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Katakanlah, “Allah.” Katakanlah, “Pantaskah anda mengambil pelindung-pelindung tak hanya Allah, padahal mereka tidak kuasa mendatangkan guna maupun menampik mudarat bagi dirinya sendiri?” Katakanlah, “Samakah orang yang buta bersama dengan yang akan saksikan Atau samakah yang gelap bersama yang terang? Apakah mereka menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah yang bakal menciptakan layaknya ciptaan-Nya supaya ke dua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah, “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Tuhan Yang Maha Esa, Mahaperkasa.”

7. Surat Ali Imran ayat 7
هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتٰبَ مِنْهُ اٰيٰتٌ مُّحْكَمٰتٌ هُنَّ اُمُّ الْكِتٰبِ وَاُخَرُ مُتَشٰبِهٰتٌ ۗ فَاَمَّا الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُوْنَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاۤءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاۤءَ تَأْوِيْلِهٖۚ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيْلَهٗٓ اِلَّا اللّٰهُ ۘوَالرَّاسِخُوْنَ فِى الْعِلْمِ يَقُوْلُوْنَ اٰمَنَّا بِهٖۙ كُلٌّ مِّنْ عِنْدِ رَبِّنَا ۚ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ
Artinya: “Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (Muhammad). Di antaranya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok Kitab (Al-Qur’an) dan yang lain mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong antara kesesatan, mereka menyimak yang mutasyabihat untuk mencari-cari fitnah dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengenali takwilnya jikalau Allah. Dan orang-orang yang ilmunya mendalam bicara “Kami beriman kepadanya (Al-Qur’an), seluruh nya dari segi Tuhan kami.” Tidak hadir yang dapat mengambil pelajaran jikalau orang yang berakal.”

8. Surat At Thaha ayat 114
فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْاٰنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّقْضٰٓى اِلَيْكَ وَحْيُهٗ ۖوَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا
Artinya: “Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum saat selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”

9. Surat Al Alaq ayat 1-5
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia sudah menciptakan manusia berasal dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) bersama dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”

10. Surat Ali Imran ayat 18
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: “Allah menyebutkan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyebutkan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa ulang Maha Bijaksana.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *